Sesuatu yang benar-benar mistis pernah terjadi pada saya sekali seumur hidup. Tapi sejak saat itu, saya percaya pada roh, hal-hal gaib, dan segala macam kejadian yang tidak bisa dijelaskan. Ini terjadi tahun 2004. Saya sedang liburan di Thailand bersama anak saya. Desember 2004 — semua orang tahu bulan itu. Kami ada di Phuket, menikmati berenang, ikut tur sana-sini. Semuanya baik-baik saja, sampai kami ikut tur ke Khao Sok. Saya orangnya memang suka tantangan — terutama suka berenang jauh, merasakan kebersamaan dengan alam. Keluarga saya selalu memarahi saya soal itu. Tapi main air di pinggir pantai yang ramai orang — bukan gaya saya. Di tur itu, kami sampai di Danau Cheow Lan. Seperti biasa, saya ingin masuk ke air. Tidak ada orang lain dari rombongan yang mau — katanya siapa tahu berbahaya. Tapi pemandu bilang itu danau buatan dan aman-aman saja. Jadi saya pikir, tidak mungkin ada monster bawah air atau buaya di sana. Saya pun berenang. Awalnya saya cuma menikmati. Lalu mulai muncul rasa cemas — bagaimana kalau ada ular? Tapi mau balik sudah malu, jadi saya terus sampai ke tengah danau. Dan di situlah hal aneh terjadi. Saya tiba-tiba dilanda ketakutan yang luar biasa. Rasanya saya masih di danau itu, tapi seperti ada ombak yang menerjang saya. Ada rasa takut yang luar biasa untuk anak saya yang ada di tepi. Pada satu titik saya bahkan tenggelam. Lalu semuanya tenang. Saya muncul ke permukaan dan melihat lagi air yang tenang, rombongan kami di tepi. Saya begitu ketakutan dan membeku sampai tidak bisa langsung berenang kembali. Sepanjang hari itu saya diliputi kecemasan yang mencekam. Setelah kembali ke hotel, saya pikir setelah tidur malam pasti akan baikan. Tapi malam itu saya melihat hal yang sama persis, hanya saja dalam mimpi. Bangun tidur rasanya hancur — kecemasannya malah makin parah setelah mimpi buruk itu. Saya cek di internet, apakah ada tiket pulang lebih awal. Ternyata ada tiket ke Melbourne untuk keesokan harinya. Saya memutuskan untuk pulang secepat mungkin supaya bisa ke dokter dan minta obat. Keesokan harinya kami terbang pulang. Enam hari kemudian, saya melihat berita tentang tsunami — termasuk di Phuket. Saya tidak percaya dengan mata saya sendiri. Kami seharusnya masih di sana. Apa yang terjadi pada saya di danau itu, apa yang membuat saya begitu ketakutan? Atau sebenarnya itu justru... memperingatkan saya? Saya mungkin akan mengira itu roh setempat, tapi itu kan danau buatan. Hanya bisa menduga-duga saja.